Ukuran Lapangan Futsal Sesuai Standar Disertai Gambar [LENGKAP]

Ukuran lapangan futsal berbeda dari area olahraga-olahraga lainnya. Bagi anda yang sering memainkan olahraga ini mungkin pernah memperhatikan bahwa dari lapangan futsal ada yang terlihat luas dan juga ada yang terlihat sempit.

Faktor ini dikarenakan standar luas lapangan futsal dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Standar Nasional
  2. Standar Internasional

Berikut ini kita akan membahasnya secara lengkap seputar ukuran, penjelasan, dan gambar yang terkait.

Gambar dan Ukuran Lapangan Futsal Standar Internasional FIFA

Permainan futsal dalam taraf Internasional diatur oleh FIFA (Fédération Internationale de Football Association) atau Federasi Sepak Bola Internasional. Setiap aturan main dan ukuran area permainan yang berlaku mengacu kepada ketentuan dari organisasi ini.

Ukuran lapangan futsal menurut FIFA adalah harus memiliki panjang kisaran 38–42 m (125–138 kaki), dan lebarnya dalam kisaran 20–25 m (66–82 kaki).

Biasanya, ukuran yang digunakan untuk standar Internasional adalah 40 m x 20 m (131 kaki x 66 kaki).

Ukuran Standard Lapangan Futsal Nasional

Olahraga futsal dalam taraf nasional di Indonesia diatur oleh FFI (Federasi Futsal Indonesia). FFI adalah pemangku kebijakan yang memastikan futsal di Indonesia menggunakan peraturan dari FIFA Futsal terbaru atau FIFA Futsal Laws of the Game.

Pada asalnya, tidak ada beda antara ukuran lapangan yang diterapkan dalam pertandingan Internasional ataupun dalam taraf Nasional.

Namun, seringkali lapangan futsal di Indonesia menggunakan ukuran mini.

Area Lapangan Futsal Mini (Terkecil)

Permainan mini futsal biasanya dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 5 pemain. Penjaga gawang (kiper) diambil dari 5 orang tersebut. Ini biasanya dilakukan di dalam ruangan tertutup (indoor).

Mengenai ukuran lapangan mini, panjangnya bisa 25–42 m (82–138 kaki), sedangkan lebarnya bisa 16–25 m (52–82 kaki) selama garis yang lebih panjang (touch line) tetap lebih besar dari dari garis yang lebih pendek / garis gawang (goal line).

Bagi anda yang ingin membangun lapangan futsal minimalis, maka anda dapat menggunakan ukuran panjang 25 meter dan lebar 16 meter. Ukuran ini adalah ukuran terkecil dari area permainan futsal. Dengan menggunakan ukuran ini, anda juga dapat mengantisipasi agar biaya pembuatan lapangan tidak membengkak.

Baca Juga: Ukuran Lapangan Badminton Standar Nasional dan Internasional

Area Pergantian Pemain

area pergantian pemain futsal

Dalam permainan futsal menurut SNI dan Internasional, jika ada pergantian pemain, sebelum pemain pengganti masuk ke dalam lapangan, seorang pemain yang akan diganti harus keluar dari lapangan terlebih dahulu.

Mengenai ukuran area pergantian ini, detailnya adalah sebagai berikut:

  • Dari garis tengah berjarak sekitar 5 meter.
  • Memiliki lebar 5 meter.
  • Garis memiliki lebar 8 cm.
  • Garis pembatas memiliki panjang 80 cm (masuk ke area lapangan 40 cm dan di area luar 40 cm)

Ukuran Daerah Bebas dan Tendangan Sudut Lapangan Futsal

daerah bebas dan area pergantian pemain futsal

Pada sisi luar daerah bebas, biasanya diletakkan meja yang diperuntukkan bagi wasit ketiga untuk pencatatan waktu dan melihat jalannya pertandingan. Oleh karena itu, pandangan ke lapangan dari daerah ini harus bebas.

Mengenai jaraknya, ia terletak pada sekeliling garis tengah lapangan dan berjarak 5 meter. Adapun meja wasit ketiga dari garis tepi lapangan berjarak minimal 2 meter.

Area tendangan sudut adalah area yang berada pada kanan dan kiri gawang yang berada pada titik ujung lapangan. Biasanya, ia berbentuk seperempat lingkaran dengan jari-jari 25 cm.

Material Permukaan Lantai Lapangan Futsal

Pada prinsipnya, lantai yang digunakan dalam lapangan futsal harus bertujuan dan mengutamakan keselamatan para pemain ketika sedang berolahraga di atasnya.

Oleh karena itu, lapangan futsal harus memiliki permukaan yang rata, halus, dan tidak licin. Biasanya yang digunakan adalah parkit dan kayu. Namun, ternyata ada bahan-bahan lain yang juga digunakan dalam pembangunan area futsal sebagaimana berikut:

1. Lapangan Vinyl

lapangan futsal dari vinyl

Banyak pemain yang menggemari lapangan dengan permukaan vinyl. Hal ini karena bahannya empuk sehingga untuk melakukan diving dan aksi penyelamatan lain, seorang pemain tetap merasa nyaman.

Selain itu, dengan permukaan jenis ini bola dapat meluncur dengan mudah dan lancar karena ia memiliki tingkat kerataan yang baik.

Kekurangannya adalah jika permukaan vinyl digunakan dalam waktu yang lama, biasanya ia akan terkelupas dan menunjukkan permukaan yang tidak rata. Selain itu, kemungkinan kamu akan mengalami luka pada pinggul dan paha atas jika melakukan rush di atasnya.

2. Lapangan Rumput Sintetis

lapangan futsal dari rumput sintetis

Lapangan jenis ini memiliki tekstur yang sangat lembut dan empuk. Keunggulannya adalah ketika pemain terjatuh, maka ia tidak akan merasa kesakitan. Oleh karena itu, lapangan jenis ini sangat digemari para pemain.

Hanya saja, jenis lapangan yang menggunakan rumput sintetis tidak diperuntukkan bagi pertandingan kompetisi. Biasanya ia hanya digunakan untuk pertandingan santai.

Selain memiliki kelebihan, penggunaan rumput sintetis sebagai permukaan lantai lapangan futsal juga memiliki kekurangan.

Pertama, untuk sepatu biasa kurang direkomendasikan karena daya cengkeram sepatu kurang bagus. Ia memerlukan sepatu khusus yang dapat digunakan di atas rumput sintetis dan memiliki pull pendek, yaitu turf.

Kedua, kemungkinan lapangan jenis ini dapat menyebabkan luka ataupun lecet jika terjadi gesekan.

3. Lapangan Karpet Plastik

lapangan futsal dari karpet plastik

Keunggulan menggunakan karpet plastik sebagai permukaan lapangan futsal adalah dalam daya tahannya. Ia memiliki daya tahan yang lebih lama dibandingan dengan bahan-bahan yang lain.

Lapangan yang menggunakan material ini terdiri dari beberapa lapis lembaran yang dapat dibongkar-pasang. Oleh karena itu, ia dapat dengan mudah untuk dipindah ke tempat lain.

Kekurangannya adalah dalam hal permukaan. Lapangan dari karpet plastik tidak terlalu rata karena kemungkinan antara satu lembaran dengan lembaran yang lain tidak dapat melekat dengan baik.

4. Lapangan Polypropylene (PP)

lantai futsal dari polypropylene

Kelebihan yang dimiliki oleh polypropylene adalah sifat yang kesat dan tidak menyebabkan rasa sakit jika seorang pemain jatuh di atasnya. Selain itu, ia portable dan mudah dibongkar pasang sehingga mempermudah kita dalam perawatan.

5. Lapangan Parket

lapangan futsal dari parket

Lapangan dengan permukaan parket terdiri dari potongan-potongan yang disusun dengan cara tertentu agar dapat menutupi lantai.

Kelebihan yang dimiliki oleh lapangan dari parket (parquette) adalah dalam hal kerataan sehingga bola dapat melaju dengan lancar. Ia juga merupakan bahan yang kesat sehingga pemain dapat berlari dengan nyaman tanpa takut terjatuh.

Hanya saja, parket sangat berbahaya jika rusak. Salah satu potongan kayu dapat mencuat dan mencelakai pemain yang sedang berolahraga di atasnya. Selain itu, bahan ini sangat keras sehingga ketika pemain terjatuh di atasnya, tentu akan terasa sangat sakit.

6. Lapangan Taraflex

lapangan taraflex

Taraflex adalah bahan yang terbuat dari polyethylen atau biji plastik yang dipadatkan.

Lapangan yang dibuat dari material taraflex memiliki tekstur yang keset dan tidak licin sehingga sangat nyaman untuk bermain di atasnya. Selain itu, permukaannya juga sangat rata sehingga membuat bola dapat meluncur dengan mudah dan lancar.

Kekurangannya adalah terletak pada lapisannya. Bahan jenis ini membutuhkan beberapa lapisan. Dalam penggunaannya, tidak menutup kemungkinan bahwa ada salah satu lapisan yang terkelupas.

Ketika salah satu lapisannya terkelupas, maka permukaan lapangan menjadi tidak rata dan membuat permainan tidak lagi terasa nyaman.

Leave a Comment